Saturday, April 13, 2013

Praktikum Kimia (membuat balon mengembang tanpa ditiup)

Kegiatan KIR pada hari Sabtu, 13 April 2013 adalah membuat sebuah percobaan kimia yang berjudul "Membuat Balon Mengembang Tanpa Ditiup"
Kegiatan praktikum ini dibina oleh Pak Dwi Haryadi dan dibimbing oleh kakak pengurus KIR kelas 8 :)
Cara membuat praktikum ini :

Alat dan Bahan :
1. Cuka
2. Baking soda
3. Botol aqua ukuran sedang
4. Balon
5. Air
Cara Kerja :
1. Isi botol mineral dengan air cuka 1 botol
2. Tambahkan air secukupnya hingga 3/4 botol
3. Aduk hingga merata
4. Masukkan 3 – 4 soda kue ke dalam balon
5. Dengan tanpa menjatuhkan soda kue ke botol, pasang balon ke mulut botol
6. Masukkan baking soda yang di dalam balon ke botol dengan mengoyang-goyang balon
Apa Yang Terjadi?
Balon akan mengembang tanpa ditiup
Kesimpulan :
asam cuka bersifat asam mengandung H+
baking soda (NaHCO3) dan kapur tulis (CaCO3) memiliki gugus karbonat
saat tercampur terjadi reaksi
2H+ + CO3 2- –>  CO2 + H2O
gas CO2 (karbondioksida) yang dihasilkan akan membuat balon mengembang

Ini beberapa foto kegiatan pada saat kami melakukan eksperimen :









Praktikum "Cap Jari". Sabtu, 06 April 2013

Kegiatan KIR SMPN 95 pada hari Sabtu, 06 April 2013 adalah membuat praktikum tentang Cap Jari. Seperti biasa, praktikum ini dibina oleh Pak Dwi Haryadi dan dibimbing oleh kakak pengurus KIR kelas 8 :)
Cara membuat praktikum ini adalah ;

Alat dan Bahan :
- Kertas Hvs
- Double tape
- Pensil
- Gunting
Langkah-langkah :
1. Arsirlah kertas HVS menggunakan pensil
2. Guntinglah double tape menjadi 10 bagian kecil-kecil (atau seukuran jari tangan) dan tempelkan pada selembar kertas.
3. Mintalah seorang temanmu untuk menekankan jarinya pada arsiran yang telah kamu buat dan kemudian pada double tape.
Apa Yang Terjadi ?
Di atas double tape akan muncul cetakan sidik jari.
Kesimpulan :
Isi pensil mengandung grafit dan tanah liat dengan perbandingan 2 : 1. Grafit tersusun atas atom-atom karbon murni. Atom-atom zat arang tersebut membentuk lapisan dalam grafit yang tidak melekat kuat dan juga mudah dihilangkan. Pada saat kamu menulis, kamu telah menghancurkan isi pensil hingga menjadi serbuk yang melekat pada jarimu dan membentuk sidik jari yang tipis pada permukaan kulit jarimu. Kemudian, akan muncul sidik jari pada double tape. Setiap orang memiliki sidik jari yang berbeda-beda.

Ini beberapa foto kegiatan pada saat kami melakukan praktikum tersebut ;)

Pada saat mengarsir

Pada saat menekan jari ke arsiran pensil

Pada saat absen KIR

hasil praktikum


Alat dan Bahan: Double tape Gunting Kertas berwarna putih 1 pensil yang lunak

Read more at: http://www.hakim-90eksperimen.com/2013/01/cap-jari.html
Copyright by Anita Van Saan, Tiga Serangkai, IPA Abong, Unggul Permana Selaras, dan Gramedia. Hak cipta dilindungi undang-undang, All Rights Reserved

Saturday, March 30, 2013

Praktikum "Gaya Tegangan Permukaan"

Kegiatan KIR SMPN 95 pada hari Sabtu, 30 Maret 2013 adalah praktik tentang Gaya Tegangan suatu permukaan. Praktik ini dilaksanakan di Musholla smpn 95 pesertanya adalah kelas 7 dan di dampingi oleh kakak-kakak kelas 8 terutama pengurus KIR.


Kali ini kita akan melihat bagaimana gaya tegang permukaan air dapat dipengaruhi oleh zat lainnya. Kira-kira apa yang akan terjadi dengan permukaan airnya ya? Langkah-langkah untuk melakukan eksperimen ini adalah ;

Alat & Bahan : 
- Air 
- Mangkuk 
- Benang Jahit
- Sabun Cair

Cara Kerja : 
1. Masukkan air ke dalam mangkuk 
2. Bentuk benang menjadi lingkaran yang agak besar
3. Letakkan benang yang sudah dibentuk lingkaran ke dalam mankuk yg berisi air (usahakan benang jangan sampai tenggelam
4. Teteskan sabun cair di tengah-tengah lingkaran benang

Apa yang Terjadi??
Lingkaran benang akan tenggelam perlahan setelah ditetesi sabun cair

Kesimpulan : 

Sabun cair membuat daerah disekitar tetesan sabun tersebut menjadi lemah ikatannya. Dan daerah permukaan diluar benang yang ikatan molekul airnya lebih kuat akan menarik benang sehingga benang menjadi tenggelam ke dalam air. Tegangan permukaan zat cair diakibatkan karena gaya yang bekerja pada zat cair tersebut. Dalam keadaan diam, permukaan zat cair akan membuat gaya tarik ke segala arah, kecuali ke atas. Hal itulah yang menyebabkan gaya tegangan permukaan.

Ini beberapa foto kegiatan anggota KIR SMPN 95 pada saat melakukan praktikum :
  
    



Saturday, March 16, 2013

Pemutaran Film Motivator "Hellen Keller"

          Kegiatan KIRsmpn95 hari Sabtu, 16 Maret 2013 :
          Selain melakukan praktikum, biasanya KIR juga melakukan pemutaran film tentang motivator atau ilmuwan menggunakan proyektor ;) Tujuan pemutaran film ini untuk memberitahu anggota-anggota KIR tentang cara ilmuwan melakukan penelitian, penemuan, serta bagaimana kisah seorang motivator. 
          Nah, pada kegiatan KIR ini, kita menonton film Hellen Keller, yaitu seorang perempuan yang buta, tuli, dan bisu akibat panas tinggi yang dideritanya cukup lama. Helen diajari oleh Gurunya yang bernama Annie Sulivan. Setelah beberapa lama diajari oleh Annie, Helen bisa membaca kata-kata dari gerakan tangan. Lalu ketika berusia 20th dia masuk ke salah satu Universitas Radcliffe di Amerika bersama Annie bisa menjadi panutan dan motivator bagi orang yang mengalami hal sama sepertinya :))
          Ini adalah contoh kegiatan kami pada saat melakukan pemutaran film ilmuwan ( proyektor sedang rusak jadi nonton lewat laptop :/ ) : 

 





 Sekian :D


Thursday, March 14, 2013

Alat-alat Masa Depan

Mobil Masa Depan #1

Pesawat Masa Depan


Mobil Masa Depan #2
Mobil Masa Depan #3
Mobil Masa Depan #4


Sepeda Masa Depan

Mobil Masa Depan #5

Mobil Masa Depan #6

Iphone / Laptop Masa Depan

Saturday, March 9, 2013

Praktikum "Kelumpuhan Akibat Dingin". 16 Februari 2013

Praktikum KIR pada tanggal 16 Februari 2013 berjudul "Kelumpuhan Akibat Dingin". Pembina praktikum ini adalah Pak Dwi Haryadi dan pembimbing nya adalah anggota KIR kelas 8 khususnya pengurus KIR :).
Alat dan Bahan :
- Sebuah mangkuk
- Es batu secukupnya
- Air
- Beberapa buah jarum jahit
- Handuk / serbet
Cara Kerja :
1. Letakkan jarum jahit di atas meja, di samping mangkuk dan handuk.
2. Isi mangkuk dengan air dan masukkan es batu.
3. Celupkan tangan kanan ke dalam air es selama 20-30 detik (bagi kamu yang kidal, celupkan tangan  kiri).
4.  Segera keringkan tangan dengan haduk dan cobalah untuk mengangkat jarum.
Apa Yang Terjadi ? 
Apa yang Terjadi? Jemarimu tidak akan dapat memegang jarum dengan baik. Kamu akan merasakan jarimu kaku.

Read more at: http://www.hakim-90eksperimen.com/2012/06/kelumpuhan-akibat-dingin.html
Copyright by Anita Van Saan, Tiga Serangkai, IPA Abong, Unggul Permana Selaras, dan Gramedia. Hak cipta dilindungi undang-undang, All Rights Reserved
Jemarimu tidak akan dapat memegang jarum dengan baik. Kamu akan merasakan jarimu kaku.
Kesimpulan : 
Suhu dingin memperlemah kepekaan ujung saraf penerima kulit. Oleh karena itu, jemari tidak dapat lagi merasakan suatu benda dengan baik.
Letakkan jarum jahit di atas meja, di samping mangkuk dan handuk.

Read more at: http://www.hakim-90eksperimen.com/2012/06/kelumpuhan-akibat-dingin.html
Copyright by Anita Van Saan, Tiga Serangkai, IPA Abong, Unggul Permana Selaras, dan Gramedia. Hak cipta dilindungi undang-undang, All Rights Reserved

Ini foto-foto kegiatan pada saat praktikum berlangsung ;)



















Dan sekarang miminnya mau log out dulu'-')/
Langkah-Langkah: Letakkan jarum jahit di atas meja, di samping mangkuk dan handuk. Isi mangkuk dengan air dan masukkan es batu. Celupkan tangan kananmu ke dalam air es selama 20-30 detik (bagi kamu yang kidal, celupkan tangan kirimu). Segera keringkan tangan dengan haduk dan cobalah untuk mengangkat jarum.

Read more at: http://www.hakim-90eksperimen.com/2012/06/kelumpuhan-akibat-dingin.html
Copyright by Anita Van Saan, Tiga Serangkai, IPA Abong, Unggul Permana Selaras, dan Gramedia. Hak cipta dilindungi undang-undang, All Rights Reserved

Monday, February 25, 2013

Science School, 22-23 September 2012

Science School adalah kegiatan para anggota KIR yang dilaksanakan di Sekolah. Peserta science school ini adalah anggota KIR kelas 7. Pada saat science school, kami membuat percobaan sederhana yang di dampingi oleh Pak Dwi Haryadi (pembina kir) dan juga kakak pengurus KIR kelas 8 :). Kegiatan ini berlangsung selama 1 hari 1 malam di sekolah. Kami menginap di R. Media sekolah. Pada malam hari nya, kami mengadakan kegiatan pos, setiap pos di awasi oleh 3 orang kakak pengurus kelas 8 yang memberikan materi mengenai teknologi, ilmiah, dan keorganisasian.

Mereka adalah peserta Science School pada tanggal 22-23 September 2012 : 

KIR SMPN 95 JAKARTA sebagai salah satu ekstrakurikuler favorit di sekolah berupaya untuk selalu menampung minat dan bakat siswa untuk lebih memiliki ilmu pengetahuan dan wawasan yang banyak. Science Shool sebagai sebuah kegiatan orientasi memberikan kesempatan kepada siswa/i kelas 7 untuk menjadi ILMUWAN-ILMUWAN MUDA GENERASI PENERUS BANGSA.

ILMUWAN MUDA :
” SAYA “
APA MOTO KALIAN :
” KRITIS, KREATIF, ILMIAH, INOVATIF “